Penting! Cara Membuat Surat Kuasa yang Benar & Beserta Contohnya

Share Yuk!

Surat kuasa merupakan jenis surat resmi yang penulisannya harus sesuai dengan format penulisan yang benar. Surat kuasa adalah surat yang isinya menjelaskan bahwa melalui surat tersebut seseorang telah memberikan wewenang kepada seseorang untuk mengurus suatu urusan yang disebutkan di dalam surat tersebut. Ada dua pihak, yakni pemberi kuasa dan pihak yang diberi kuasa. Surat kuasa bisa digunakan untuk berbagai urusan resmi, seperti mengambil gaji, daftar ulang kuliah, mengambil BPKB dan lain-lain. Hal ini memudahkan pihak pemberi kuasa jika sewaktu-waktu berhalangan saat harus menyelesaikan urusan tersebut. Berbagai instansi pun kini sudah mewajibkan adanya surat kuasa jika yang bersangkutan berhalangan untuk mengurus sendiri.

Surat kuasa adalah jenis surat yang penting, maka dari itu pihak pemberi kuasa harus memberikan kewenangan kepada orang yang benar-benar bisa dipercaya. Jangan sampai surat kuasa ini diberikan kepada orang yang tidak bertanggung jawab. Surat kuasa ada banyak jenisnya, ada surat kuasa perorangan, surat kuasa istimewa, dan surat kuasa kedinasan.

Surat kuasa perorangan

Merupakan surat kuasa yang sifatnya pribadi. Misalnya surat kuasa untuk mengambil dana pensiun atau gaji, mendaftar ulang di universitas, mengambil barang, dan lain-lain.

Surat kuasa istimewa

Yakni surat kuasa yang diberikan seseorang kepada pihak lain, yaitu pengacara, dan urusannya terkait dengan pengadilan.

Surat kuasa kedinasan

Yaitu surat kuasa yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah atau perusahaan.

Mengingat pentingnya surat kuasa, maka dalam pembuatannya juga harus dilakukan dengan baik dan benar. Jangan sampai ada kesalahan saat membuatnya. Dalam surat kuasa ada beberapa hal yang harus dicantumkan, yaitu:

  • Nama dan alamat lengkap pemberi kuasa

  • Identitas pemberi kuasa

  • Identitas penerima kuasa

  • Tujuan pemberian kuasa

  • Tempat, tanggal, bulan, dan tahun pembuatan surat kuasa

  • Jangka waktu berlakunya surat kuasa

  • Tanda tangan

  • Materai/cap

Hal-hal lain yang harus diperhatikan dalam pembuatan surat kuasa adalah:

  • Surat kuasa dibuat dan ditandatangani tanpa paksaan.

  • Surat kuasa perorangan tidak memerlukan nomor surat, sedangkan pada surat kuasa instansi harus ada nomor suratnya.

  • Pemberi kuasa dan penerima kuasa sehat rohani dan jasmaninya.

  • Jelaskan maksud dan tujuan dari surat kuasa serta masa berlaku surat kuasa tersebut.

  • Khusus surat kuasa kedinasan harus ada cap stempel dari organisasi/instansi yang bersangkutan.

Berikut ini beberapa contoh surat kuasa untuk beberapa keperluan:

Contoh surat kuasa pengambilan uang

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ————————
Tempat/tanggal lahir : ——–
Pekerjaan : ——————-
Alamat : ———————

Dengan ini memberi kuasa penuh kepada:
Nama : ————————-
Tempat/tanggal lahir : ———
Pekerjaan : ——————–
Alamat : ———————–

Untuk melakukan pengambilan uang secara tunai sejumlah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) pada rekening Bank Perdamaian Dunia milik saya dengan data sebagai berikut:
No. Rekening : —————
Atas Nama : ——————
Nama Bank : —————–
Segala risiko yang terjadi menjadi tanggun jawab saya selaku pemberi kuasa. Demikianlah surat kuasa ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun.

Penerima Kuasa                   Pemberi Kuasa

[MATERAI 6000]

(—————)                       (————)

 

Contoh surat kuasa pembelian barang

No. __________________

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ———-
Jabatan : ——–
Alamat : ——–

Dengan ini, memberikan kuasa penuh dengan hak mengganti diri kepada:
Nama : ———-
Jabatan : ——
Alamat : ——-

Untuk menjadi perwakilan pemberi kuasa atas pembelian sejumlah barang berharga sebanyak … di toko … pada tanggal …. Demikian pemberitahuan surat kuasa ini agar dipahami oleh pemilik toko dan untuk memberikan hak yang sama kepada pemegang kuasa untuk melakukan pembelian dan pembayaran yang sah.

_______, ___ _______ 2010

Yang diberi kuasa                       Yang memberi kuasa

( ………………… )                              ( …………………… )
surat kuasa surat kuasa contoh surat kuasa

Penting! Cara Membuat Surat Kuasa yang Benar & Beserta Contohnya
4.96 (99.17%) 24 votes
Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dukung Kami!

Membuat konten bagus tidak mudah

Jika kamu suka informasi di website ini mohon dukungannya dengan like button di bawah ini!